Selamanya Sunyi, Selamanya Sendiri
Pada satu sisi ada dunia,
dan pada sisi lain engkau
keduanya tak akan
pernah bertemu, dan engkau
sunyi, sendiri
Persetan dengan seberapa
lama engkau sempat hidup di bawah
gemerlap lampu sorotnya,
karena nanti
pada saatnya pasti engkau akan kembali
pada sajak ini lagi
Dan akan sekali lagi kelu lidahmu
menyadari bahwa pada satu sisi
ada dunia,
dan pada sisi lain engkau,
dan selamanya engkau
sunyi, sendiri