saudjana

…samudra membentang, sambut layarku.

Lelaplah, Lelap

Lelaplah, lelap
dalam tidurmu sendiri
entah sudah esok engkau
pergi atau hidup kembali, karena
sudah cukup keruh hatimu
hari ini, tidak akan terbit
lagi mentari
hari ini, pasti,
pasti.

Runtuhlah, runtuh
pada harapmu sendiri
entah sudah esok engkau
usai atau bermimpi kembali, karena
telah sesak mendesak jiwamu
hari ini, tidak akan menyingkir
awan gelap pada rembulan
malam ini, pasti
pasti.

Mengapa masih juga
engkau ingin
maju berang, berperang?

Mengapa?

Ditulis oleh Hafiz

Desember 31, 2009 pada 10:42 pm

Ditulis dalam Puisi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.