Arsip untuk Februari 2011
Puisi Gunung Banyak
Hari ini aku naik
ke Gunung Banyak
dan di atas rerumputan aku duduk,
sendiri, tanpa tahu apa yang ingin
kulakukan
Maka aku duduk, duduk,
membelai rerumputan, dan
aku duduk lebih lama lagi
Terik datang, lalu angin datang,
lalu awan datang,
lalu aku beranjak,
jeansku basah oleh
sisa-sisa embun
Aku pulang, mencari-cari jalan
baru, riang oleh
perjalanan yang tak
kurencanakan dan tak kuketahui
arahnya ini
Barangkali kesedihanmu,
teman, adalah karena
engkau telah tahu terlalu banyak
tentang jalan hidupmu,
paham terlalu dalam
apa yang ingin kau cari
Barangkali hidup adalah
jalanan asing di perbukitan,
berkelok dengan
pepohonan di sekeliling, jalanan
yang kita cukup tahu ke mana
ujungnya
dari ceritera orang,
dari papan penunjuk jalan
Toh itu semua tak sungguh penting,
karena udara terlampau sejuk dan
burung-burung bernyanyi terlalu merdu
untuk kau acuhkan.